Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

noth's site

HomeRonda MalamFeb 6, 2008
Hi!!! Selamat datang di Noth's site. Seluruh rasa dan seluruh karya ekspresi jiwa manusia tertuang pada media adalah gambaran indah Yang Kuasa. Kata yang tertata bukan hanya indah tercipta tapi juga rasa yang tertanam. Malam menjadi inspirasi... Malam menjadi penilaian diri... Malam menjadi sumber kedamaian abadi.

Blog EntryMar 21, '11 1:19 AM
for everyone

Berulang waktu itu kembali mengulang

saat sajak terkenang dan nyanyian terngiang

kubelai laraku tuk menutupi sukaku

gadisku nan ayu, berhimpit hati dalam cerahmu

kususupkan pula hati bergelayut diujung waktu

cerita itu serak parau kembali terdengar

tuk memulai redupan para mentari

gadisku nan ayu, galau rinduku

tuk memulai jalannya waktu



22 Des 2010


Blog EntryApr 17, '09 1:44 PM
for everyone
Cinta... Sejati... Tak akan pernah mati. Kutertawakan saja lagu Ari Lasso itu, lagu s'masa SMA dulu. Jangan pernah mengira cinta sejati itu indah... Kesetiaan itu yang utama... dan omong kosong lainnya. Cinta sejati... Hehehe... Bullshit apa lagi ini. Yang pasti namanya cinta, muncul saat kelebihan dan keunggulan ada. Pernahkah kamu berpikir... Hadirnya cinta pada kekurangan dan keterpurukan? Maaf, sekali lagi silahkan renungkan, seluruh omong kosong tentang cinta...

Blog EntryApr 8, '09 11:12 PM
for everyone
Sesaat dia berlalu... Mimpikah aku?... Ya, dia terlalu tinggi untuk diraih... Ya, dia terlalu jauh untuk digapai... Ya, dia bukan oase untukmu ditengah gurun yang kejam. Kembali kulewatkan wajah itu berlalu... dengan hati menengadah... Ya Allah, setidaknya dia bagian dari hidupku kelak...

Blog EntryApr 4, '09 10:02 AM
for everyone
Apa maksud anda mengatakan kami adalah kaum sekuler dan liberal... Apakah kami harus mengendarai unta, makan kurma dan mendatangkan ribuan ton pasir gurun ke rumah kami...

Blog EntryMar 10, '09 4:53 PM
for everyone
Tuan, saya terlalu letih...
Terlampau kecilku merangkak
Mengerang sakit dan eluhku diantara dosa dan dosaku
Tuan, aku hambamu...
Terseok dalam langkah-langkah dusta
ataukah cambukmu...
Mencabik nanah dalam tapak kakiku.
Aku ingin melangkah...
Walaupun sejengkal...
Menunduk lesu...
Tertunduk malu dan tersedu...
Kuhaturkan diriku ya 4JJI...
Menghambamu untuk berjejak kemudian...
Menanti nikmat untuk kemudian...
Kuawali jejak ini ya Rabb...
Sujudku Sejengkal Sebelum Shubuh.

Blog EntryJan 28, '09 9:48 PM
for everyone
... Nothing to say...

Blog EntryJan 26, '09 6:56 AM
for everyone
Semakin hilang arahku, semakin buram hati ini menentukan... Untuk apa aku kembali berkuasa... Kuasa untuk diriku sendiri. Lalu, apakah ku sadar aku lelah bersikap... Juga hilang kuasa dengan cintaku kelak.... Astaghfirullah... kulupakan kuasamu ya Allah... aku tetap hamba-Mu... Kututup mataku dan kembali pada-Mu...

Blog EntryJan 25, '09 5:06 PM
for everyone
Mau... Ngga' mau... Harus mau. Ini bukan semula, bukan juga untuk pemula. Kita sudah dewasa, hidup hanya bercinta. Lepas saja aku diantaramu, jika bara lebih kau rindu. 2 dinilai 1 dengan orang bodoh yang meyakini. Timur dan barat juga kembali kepadaMu, dengan yakinku, kurendahkan dadaku dan kuhembuskan nafasku, Allahuakbar...

Blog EntryJan 24, '09 4:47 PM
for everyone
Subhanallah... Antara hidup dan matiku. Kutelisik mentari di bawah kubah sunyi. Deru hempasan nafas-Mu awali sebait doa untuk hari ini. Ampuni dosaku ya Allah...

Blog EntryMay 18, '08 8:23 PM
for everyone
*Satu*, bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter. Kalau dia bisa jadi seorang
salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan sebenarnya pasti bisa tercapai.

**

*Dua*, belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohandas Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.

**

*Tiga,* setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Ini saya dapat dari salah satu sahabat saya seorang wanita blonda dari San Diego.
Sahabat saya Crystal ini pernah membesarkah hati saya, “There are all kinds of writers, there are all kinds of readers.” Ketika saya down karena merasa incompetent bertarung dengan penulis-penulis lokal di sini, Crystal mengingatkan bahwa setiap jenis penulis pasti ada pembacanya
(niche). Find your niche, so you find your place in the world.

**

*Empat*, bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”

**

*Lima,* belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.

**

*Enam*, lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan. Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam de ja vu.

**

*Tujuh*, telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.

**

*Delapan,* semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin besar penghargaan dan berkat yang kita terima.

**

*Sembilan*, jadilah mentor diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran. Saya tidak memilih Nabi atau pembesar negara, namun seorang wanita berkulit berwarna yang telah membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di dunia.

**

*Sepuluh*, saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiapkesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.

Ingatlah sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset. Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum ego prosperitas (sukses adalah saya).

*Sumber*:
Sepuluh Tip Sukses Right Here, Right Now by Jennie S. Bev.
Jennie S. Bev is a prolific author and co-author of 17 books and
over 850 articles published in the United States, Canada, UK,
France, Germany, Singapore and Indonesia.

Blog EntryMay 18, '08 8:20 PM
for everyone
Resep makanan ciNta

 BAHAN:
 1 pria sehat, 1 wanita sehat, 100% Komitmen, 2 pasang restu orang tua, 1
 botol kasih sayang murni.

 BUMBU:
 1 balok besar humor, 25 gr rekreasi, 1 bungkus doa, 2 sendok teh
 telpon-telponan, Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.

 TIPS:
 Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.
 Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat
 mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH,
 walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
 Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun
 modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang
 menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
 Gunakan Kasih sayang cap 'IMAN, HARAP & KASIH' yang telah mendapatkan
 penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian
 Cara Memasak :
 Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa
 niat yang murni.
 Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua
 secara merata.
 Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan panggang dengan api cinta,
 merata sekitar 30 menit di depan penghulu.
 Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua bumbu di atas.
 Kue siap dinikmati.
 Catatan: Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling
 enak dinikmati dalam keadaan kasih yang hangat. Tapi kalau sudah agak
 dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera,
 serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek
 'Tempat Ibadah' diatas api cinta. Setelah mulai hangat, jangan lupa
 telepon-teleponan bila berjauhan.

Blog EntryFeb 26, '08 8:55 PM
for everyone
Oleh

Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Seorang penuntut ilmu tidak boleh futur dalam usahanya untuk
memperoleh dan mengamalkan ilmu. Futur yaitu rasa malas, enggan, dan
lamban dimana sebelumnya ia rajin, bersungguh-sungguh, dan penuh
semangat.

Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli
ibadah, para dai, dan penuntut ilmu. Sehingga seseorang menjadi lemah
dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan
aktivitas kebaikan.

Orang yang terkena penyakit futur ini berada pada tiga golongan,
yaitu:

1). Golongan yang berhenti sama sekali dari aktivitasnya dengan sebab
futur, dan golongan ini banyak sekali.

2). Golongan yang terus dalam kemalasan dan patah semangat, namun
tidak sampai berhenti sama sekali dari aktivitasnya, dan golongan ini
lebih banyak lagi.

3). Golongan yang kembali pada keadaan semula, dan golongan ini
sangat sedikit. [1]

Futur memiliki banyak dan bermacam-macam sebab. Apabila seorang
muslim selamat dari sebagiannya, maka sedikit sekali kemungkinan
selamat dari yang lainnya. Sebab-sebab ini sebagiannya ada yang
bersifat umum dan ada yang bersifat khusus.

Di antara sebab-sebab itu adalah.

1). Hilangnya keikhlasan.

2). Lemahnya ilmu syari.

3). Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat.

4). Fitnah (cobaan) berupa isteri dan anak.

5). Hidup di tengah masyarakat yang rusak.

6). Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah
dan cita-cita duniawi.

7). Melakukan dosa dan maksiyat serta memakan yang haram.

8). Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu
maupun berdakwah).

9). Lemahnya iman.

10). Menyendiri (tidak mau berjamaah).

11). Lemahnya pendidikan. [2]

Futur adalah penyakit yang sangat ganas, namun tidaklah Allah
menurunkan penyakit melainkan Dia pun menurunkan obatnya. Akan
mengetahuinya orang-orang yang mau mengetahuinya, dan tidak akan
mengetahuinya orang-orang yang enggan mengetahuinya.

Di antara obat penyakit futur adalah.

1). Memperbaharui keimanan.

Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah
keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima
waktu dengan berjamaah, mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib,
melakukan shalat Tahajjud dan Witir. Begitu juga dengan bersedekah,
silaturahmi, birrul walidain, dan selainnya dari amal-amal ketaatan.

2). Merasa selalu diawasi Allah Taala dan banyak berdzikir kepada-Nya.

3). Ikhlas dan takwa.

4). Mensucikan hati (dari kotoran syirik, bidah dan maksiyat).

5). Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim,
muhadharah ilmiyyah, dan daurah-daurah syariyyah.

6). Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri.

7). Mencari teman yang baik (shalih).

8). Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap suul khatimah
(akhir kehidupan yang jelek).

9). Sabar dan belajar untuk sabar.

10). Berdoa dan memohon pertologan Allah. [3]

PENUNTUT ILMU TIDAK BOLEH PUTUS ASA DALAM MENUNTUT ILMU DAN WASPADA
TERHADAP BOSAN

Sebab, bosan adalah penyakit yang mematikan, membunuh cita-cita
seseorang sebesar sifat bosan yang ada pada dirinya. Setiap kali
orang itu menyerah terhadap kebosanan, maka ilmunya akan semakin
berkurang. Terkadang sebagian kita berkata dengan tingkah lakunya,
bahkan dengan lisannya, Saya telah pergi ke banyak majelis ilmu,
namun saya tidak bisa mengambil manfaat kecuali sedikit.

Ingatlah wahai saudaraku, kehadiran Anda dalam majelis ilmu cukup
membuat Anda mendapatkan pahala. Bagaimana jika Anda mengumpulkan
antara pahala dan manfaat? Oleh karena itu, janganlah putus asa.
Ketahuilah, ada beberapa orang yang jika saya ceritakan kisah mereka,
maka Anda akan terheran-heran. Di antaranya, pengarang kitab Dzail
Thabaqaat al-Hanabilah. Ketika menulis biografi, ia menyebutkan
banyak cerita unik beberapa orang ketika mereka menuntut ilmu.

Abdurrahman bin an-Nafis -salah seorang ulama madzhab Hanbali-
dulunya adalah seorang penyanyi. Ia mempunyai suara yang bagus, lalu
ia bertaubat dari kemunkaran ini. Ia pun menuntut ilmu dan ia
menghafal kitab al-Haraqi, salah satu kitab madzhab Hanbali yang
terkenal. Lihatlah bagaimana keadaannya semula. Ketika ia jujur dalam
taubatnya, apa yang ia dapatkan?

Demikian pula dengan Abdullah bin Abil Hasan al-Jubbai. Dahulunya ia
seorang Nashrani. Kelurganya juga Nashrani bahkan ayahnya pendeta
orang-orang Nashrani sangat mengagungkan mereka. Akhirnya ia masuk
Islam, menghafal Al-Qur-an dan menuntut ilmu. Sebagian orang yang
sempat melihatnya berkata, Ia mempunyai pengaruh dan kemuliaan di
kota Baghdad.

Demikian juga dengan Nashiruddin Ahmad bin Abdis Salam. Dahulu ia
adalah seorang penyamun (perampok). Ia menceritakan tentang kisah
taubatnya dirinya: Suatu hari ketika tengah menghadang orang yang
lewat, ia duduk di bawah pohon kurma atau di bawah pagar kurma. Lalu
melihat burung berpindah dari pohon kurma dengan teratur. Ia merasa
heran lalu memanjat ke salah satu pohon kurma itu. Ia melihat ular
yang sudah buta dan burung tersebut melemparkan makanan untuknya. Ia
merasa heran dengan apa yang dilihat, lalu ia pun taubat dari
dosanya. Kemudian ia menuntut ilmu dan banyak mendengar dari para
ulama. Banyak juga dari mereka yang mendengar pelajarannya.

Inilah sosok-sosok yang dahulunya adalah seorang penyamun, penyanyi
dan ada pula yang Nashrani. Walau demikian, mereka menjadi pemuka
ulama, sosok mereka diacungi jempol dan amal mereka disebut-sebut
setelah mereka meninggal.

Jangan putus asa, berusahalah dengan sungguh-sungguh, mohonlah
pertolongan kepada Allah dan jangan lemah. Walaupun Anda pada hari
ini belum mendapatkan ilmu, maka curahkanlah terus usahamu di hari
kedua, ketiga, keempat,.... setahun, dua tahun, dan seterusnya...[4]

Seorang penuntut ilmu tidak boleh terburu-buru dalam meraih ilmu
syari. Menuntut ilmu syari tidak bisa kilat atau dikursuskan dalam
waktu singkat. Harus diingat, bahwa perjalanan dalam menuntut ilmu
adalah panjang dan lama, oleh karena itu wajib sabar dan selalu
memohon pertolongan kepada Allah agar tetap istiqamah dalam kebenaran.

[Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga Panduan Menuntut
Ilmu, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa,
PO BOX 264 Bogor 16001 Jawa Barat Indonesia, Cetakan Pertama Rabiuts
Tsani 1428H/April 2007M]

__________

Foote Notes

[1]. Lihat al-Futur Mazhaahiruhu wa Asbaabuhu wal Ilaaj (hal. 22).

[2]. Lihat al-Futur Mazhaahiruhu wa Asbaabuhu wal Ilaaj (hal. 43-71).

[3]. Ibid (hal. 88-119) dengan diringkas.

[4]. Maaalim fii Thariiq Thalabil Ilmi (hal. 278-279)


dikutip dari:
http://www.almanhaj.or.id/content/2351/slash/0


Blog EntryFeb 22, '08 11:45 PM
for everyone
1. Do'a Ketika Masuk Rumah.
بسم الله ولجنا, وبسم الله خرجنا, وعلى ربنا توكلنا... {أخرجه أبو داود 4/325)
"Dengan menyebut nama Allah kami masuk (ke rumah), dan dengan nama Allah kami keluar (darinya) dan kepada Rabb kami, kami bertawakal..." (HR. Abu Dawud 4/325)
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah di dalam kitab Dla'if Abi Dawud no. 5096; Al-Kalamut Thayyib no. 62.
Ucapan salam ketika memasuki rumah merupakan perintah Allah Ta'ala, hal ini sebagaimana firman-Nya:
فإذا دخلتم بيوتا فسلموا على أنفسكم تحيتة من عند الله مباركة طيبة {سورة النور:61)
"Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkah lagi baik" (QS. An-Nuur: 61).

2. Do'a Al-Istiftah.
الله أكبرا كبيرا, الله أكبرا كبيرا, الله أكبرا كبيرا, والحمد لله كثيرا, والحمد لله كثيرا, والحمد لله كثيرا, وسبحان الله بكرة وأصيلا {ثلاثا} أعوذ بالله من الشيطان: من نفخه, ونفثه, وهمزه (أخرجه أبو داود 1/ 203؛ إبن ماجة 1/256؛ أحمد 4/85)
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak.. Maha Suci Allah di waktu pagi dan sore" (dibaca 3 kali). "Aku berlindung kepada Allah dari tiupan, bisikan dan godaan Syaithan" (HR. Abu Dawud 1/203; Ibnu Majah 1/256; Ahmad 4/85).
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Dla'if Abu Dawud no. 764; Dla'if Ibnu Majah no. 155; Al-Misykah no. 817; Irwa'ul Ghalil no. 342.

3. Dzikir-dzikir di Waktu Pagi dan Sore.
اللهم إني أصبحت أشهدك وأشهد حملة عرشك, وملائكتك وجميع خلقك, أنك أنت الله لا إله إلا أنت وحدك لا شريك لك, وأن محمدا عبدك ورسولك {أربع مرات} (أخرجه أبو داود 4/317؛ البخاري في الأدب المفرد برقم: 1201؛ النسائي في عمل اليوم والليلة برقم: 9؛ إبن السني برقم: 70)
"Ya Allah! Sesungguhnya aku di waktu pagi mempersaksikan Engkau malaikat yang memikul Arsy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Allah, Tiada Rabb kecuali Engkau Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu" (dibaca 4 kali) (HR. Abu Dawud 4/317; Bukhari dalamAdabul Mufrad no. 1201; An-Nasa'I dalam 'Amal Al-Yaum Wa Al-Lailah no. 9; Ibnu Sinni no. 70).
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Dla'if Adabul Mufrad no. 1201; Dla'if Jami' Ash-Shaghir no. 5729; Al-Kalamut Thayyib no. 25; Ad-Dla'ifah no. 1041
Dan juga hadits:
اللهم ما أصبح بي من نعمة أو بأحد من خلقك فمنك وحدك لا شريك لك, فلك الحمد ولك الشكر (أخرجه أبو داود 4/318؛ النسائي في عمل اليوم والليلة برقم: 7؛ إبن السني برقم: 41؛ إبن حبان رقم: 2361)
"Ya Allah! Nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang diantara makhluk-Mu di pagi ini adalah dari-Mu. Maha Esa Engkau, tiada sekutu bagi-Mu, segala puji dan syukur kepada-Mu" (HR. Abu Dawud 4/318; An-Nasa'I dalam 'Amal Al-Yaum Wa Al-Lailah no. 7; Ibnu Sinni no. 41; Ibnu Hibban no. 2361).
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Dla'if Jami' Ash-Shaghir no. 5730; Kalamut Thayyib no. 26.
Dan juga hadits:
حسبي الله لا إله ألا هو عليه توكلت وهو رب العرش العظيم {سبع مرات} (أخرجه إبن السني برقم: 71؛ أبو داود 4/321)
"Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhanku), tidak ada Rabb kecuali Dia, kepada-Nya aku bertawakal. Dialah Rabb yang menguasai Arsy yang agung" (dibaca 7 kali) (HR. Ibnu Sinni no. 71; Abu Dawud 4/321)
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Ad-Dla'ifah no. 5286 bahkan hadits ini Maudlu' [Lihat Dla'if Abi Dawud no. 5081.]
Dan juga hadits:
رضيت بالله ربا, وبالإسلام دينا, وبمحمد –صلى الله عليه وسلم- نبيا {ثلاث مرات} (أخرجه أحمد 4/337؛ النسائي في عمل اليوم والليلة برقم: 4؛ إبن السني برقم: 68؛ أبو داود 4/418؛ الترمذي 5/465)
"Aku ridlo Allah adalah Rabb-ku, Islam adalah agamaku, dan Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam adalah nabiku" (dibaca 3 kali) (HR. Ahmad 4/337; An-Nasa'I dalam 'Amal Al-Yaum Wa Al-Lailah no. 4; Ibnu Sinni no. 68; Abu Dawud 4/418; At-Tirmidzi 5/465)
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Dla'if Jami' Ash-Shaghir no. 5734; Al-Misykah no. 2399; Kalamut Thayyib no. 24; Ad-Dla'ifah no. 5020; Shahih wa Dla'if Sunan At-Tirmidzi no. 3389.
Dan juga hadits:
أصبحنا وأصبح الملك لله رب العالمين, اللهم إني أسألك خير هذا اليوم: فتحه, ونصره ونوره, وبركته, وهداه, وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده (أخرجه أبو داود 4/322)
"Kami masuk pagi, sedang kerajaan hanya milik Allah, Rabb seru sekalian alam. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang ada didalamnya dan kejahatan sesudahnya" (HR. Abu Dawud 4/322)
ط Hadits ini didla'ifkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ad-Dla'ifah no. 5606 dan Dla'if Sunan Abi Dawud no. 5084.

4. Dzikir-dzikir Ketika Tidur.
اللهم قني عذابك يوم تبعث عبادك {ثلاث مرات} (أخرجه أبو داود 4/311؛ أنظر صحيح الترمذي 3/143)
"Ya Allah! Jauhkanlah aku dari siksaan-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu" (dibaca 3 kali) (HR. Abu Dawud 4/311 dan ini merupakan lafadznya. Lihat Shahih At-Tirmidzi 3/143).
ط Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam As-Shahihah no. 2754; Shahih Adabul Mufrad no. 1215 jika tidak ada penambahan kalimat "dibaca 3 kali".

Berkata Syaikh Al-Albani rahimahullah:"Sedangkan penambahan kalimat 'dibaca 3 kali' adalah mungkar atau syadz. Sesungguhnya hadits ini telah dishahihkan oleh Al-Hafidz dan orang-orang yang taqlid kepadanya pada jaman sekarang…" . [Lihat Ta'liq pada kitab Shahih Adabul Mufrad, hal: 470]

Wallahu Ta'ala a'lam wa Ahkam

Daftar Pustaka
1. Shahih wa Dla'if Al-Jami' As-Shaghir (3 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Al-Maktabah Al-Islamiy, Bairut-Libanon.
2. Sunan At-Tirmidzi (Shahih wa Dla'if) (1 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Maktabah Al-Ma'arif Linnasyir Wa At-Tauji', Riyadl-KSA.
3. Shahih wa Dla'if Sunan Abi Dawud (4 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Maktabah Al-Ma'arif Linnasyir Wa At-Tauji', Riyadl-KSA.
4. Shahih wa Dla'if Sunan Ibnu Majah (4 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Maktabah Al-Ma'arif Linnasyir wa At-Tauji', Riyadl-KSA.
5. Irwa'ul Ghalil Fii Takhrij Ahadits Manaarus Sabiil (9 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Al-Maktabah Al-Islamiy, Bairut-Libanon.
6. Silsilah Ahadits Ad-Dla'ifah (13 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Maktabah Al-Ma'arif Linnasyir Wa At-Tauji', Riyadl-KSA.
7. Silsilah Ahadits As-Shahihah (11 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Maktabah Al-Ma'arif Linnasyir Wa At-Tauji', Riyadl-KSA.
8. Shahih Wa Dla'if Adabul Mufrad (2 Jilid); Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Penerbit: Dar As-Shadiq, Makkah Al-Mukaramah-KSA.
9. Tarjamah Hisnul Muslim; Mahrus 'Ali. Penerbit: Muasasah Al-Jaresiy, Riyadl-KSA.

(Dikutip dari tulisan Al Akh Abu Muhammad Abdur Rahman, murid asy Syaikh Kholid Az Zufairi hafidhohullah, Kuwait.)

Blog EntryFeb 15, '08 9:56 PM
for everyone
Kagak tau...... binguunngg,... editnya gmana?????

NoteGuestbook
   
midhamulyaningrum wrote on Jul 10, '08
sepurane noth..
Blm familiar sm multiply.. hehehe
Tenang noth.. tak kancani.. Aku ya blm lulus.. huehehe..
midhamulyaningrum wrote on Jun 17, '08
hai noth.. midha niy...